Tampilkan postingan dengan label Pojok Sehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pojok Sehat. Tampilkan semua postingan

Jantungku Sehat, Jantungku Sayang

Jantungku Sehat, Jantungku Sayang

Tahukah Anda, kematian akibat penyakit jantung di Indonesia telah menempati posisi pertama di antara penyebab kematian lainnya? Kurangnya aktivitas fisik dan merokok menjadi faktor risiko paling utama.
Bersyukurlah bagi Anda yang memiliki waktu untuk meluangkan 30 menit dalam sehari dan tiga kali sepekan untuk berolahraga. Tak perlu olahraga berat, cukup ringan saja asal membuat Anda sedikit terengah-engah.
Untuk kesehatan, tentunya jangan hanya setengah hati melakoninya. Olahraga bermanfaat langsung bagi jantung, di antaranya membantu memperbaiki kadar kolesterol, membantu mencegah penggumpalan darah, membantu mencapai dan mempertahankan berat badan sehat, dan membantu penyembuhan pascaserangan jantung.
Dengan berolahraga selama 20 menit, tekanan darah dan detak jantung menurun. Hasilnya, kadar karbon monoksida kembali normal dan kadar oksigen kembali normal 8 jam usai berolahraga. Dalam 24 jam, risiko serangan jantung menurun. Dalam 72 jam, saluran paru-paru berileksasi, mempermudah pernapasan dan volume udara dalam paru-paru meningkat. Dan dalam 1-3 bulan, sirkulasi membaik serta fungsi paru-paru meningkat 3 kali lipat. Demikian dipaparkan Dr Miriam Stoppard lewat bukunya, Panduan Kesehatan Keluarga.
Sayangi jantung agar senantiasa sehat dengan olahraga. Lalu, sempurnakan dengan berhenti merokok, mengurangi minuman alkohol, konsumsi makanan sehat (salah satunya non-kolesterol), kurangi asupan garam dan penggunaan garam dalam pengolahan masakan, serta terapkan pola hidup seimbang.
Beberapa makanan sehat untuk jantung, misalnya:
1. Sereal
2. Polong-polongan
3. Buah-buahan yang bermanfaat membersihkan kolesterol
4. Makan tujuh siung bawang putih per hari untuk membantu mencegah pembentukan gumpalan darah dan menurunkan kadar kolesterol total.
5. Seporsi ikan berminyak, seperti makarel, salem dan sarden sekurangnya sekali sepekan untuk menurunkan kolesterol dan mengurangi resiko serangan jantung.
Dr Miriam menambahkan beberapa hal yang meningkatkan risiko penyakit jantung, seperti kurang aktivitas fisik, merokok, tekanan darah tinggi, kadar kolesterol tinggi, obesitas, terlalu banyak minum alkohol, dan sebagainya.

Sumber: Okezone/Health News

Amarah, Dengki dan Kesehatan

Amarah, Dengki dan Kesehatan.

Lalu bangkitlah amarah Saul dengan sangat; dan perkataan itu menyebalkan hatinya, sebab pikirnya: ”Kepada Daud diperhitungkan mereka berlaksa-laksa, tetapi kepadaku diperhitungkannya beribu-ribu;akhirnya jabatan raja itu pun jatuh kepadanya.” Sejak hari itu maka Saul selalu mendengki Daud. Keesokan harinya roh jahat yang dari pada Allah itu berkuasa atas Saul, sehingga ia kerasukan di tengah-tengah rumah, sedang Daud main kecapi seperti sehari-hari. Ada pun Saul ada tombak di tangannya (1 Samuel 18:8-10).
Sikap permusuhan dan dengki Saul berkembang menjadi perasaan-perasaan yang mematikan yang pada akhirnya mengarah pada suatu keadaan dimana Saul menjadi seperti orang gila.    
Dr. Robert Elliott, seorang kardiolog melukiskan orang yang suka bermusuhan sebagai orang yang cepat bereaksi yang membakar energi seharga satu dolar demi stress seharga satu sen. Ia menghamburkan energi seharga lima dolar untuk masalah seharga dua sen.
Orang-orang yang bermusuhan melepaskan lebih banyak hormon adrenalin dan norepinephirine ke dalam darah daripada orang-orang yang tidak bermusuhan. Hormon-hormon ini meningkatkan tekanan darah dengan mengerutkan pembuluh-pembuluh darah dan meningkatkan detak jantung. Orang-orang marah juga meningkatkan kadar kortisol yang menyebabkan tubuh menahan sodium (garam)  yang memperbesar masalah tekanan darah.  Peningkatan kortisol juga meningkatkan kadar trigliserida dan kolesterol dan membuat trombosit lebih kental- semua itu cenderung membuat seseorang menderita penyakit jantung. 
Dr. John Barefoot  dari Duke University menemukan bahwa orang-orang yang memiliki skor tertinggi dalam sikap permusuhan pada tes kepribadian standar adalah hampir lima kali lebih besar kemungkinannya untuk meninggal dengan penyakit jantung dibanding dengan teman-teman mereka yang tidak memilik sikap permusuhan. 

Sumber : Deadly Emotions oleh Dr. Don Colbert.
Disadur oleh :  Kuasa Sembiring

Jangan Sepelekan, Ini Gejala Stroke yang Harus Diketahui

Jangan Sepelekan, Ini Gejala Stroke yang Harus Diketahui

Karena sifatnya yang kronis dan cepat melumpuhkan, maka stroke harus segera ditangani. Sebab semakin cepat penderita memperoleh pengobatan, semakin kecil kerusakan yang terjadi pada otaknya. Tapi sebelum itu kenali 10 gejala awal stroke ini terlebih dulu.
"Lagipula ada sejumlah pengobatan yang harus diberikan penderita stroke di 3-4 jam pertama pasca serangan seperti obat penghilang gumpalan. Itulah mengapa perhatian urgent itu penting untuk menangani stroke," tutur Seemant Chaturvedi MD, profesor neurologi dari Wayne State University School of Medicine.
Berikut ke-10 gejala stroke yang perlu dikenali :

1. Gangguan penglihatan atau pandangan kabur : Stroke dapat menyebabkan penglihatan menjadi ganda, kabur atau bahkan hilangnya penglihatan di salah satu mata. Namun gejala ini mungkin tak semenonjol lemahnya otot wajah, lengan dan gangguan bicara yang umumnya lebih sering terlihat pada pasien stroke.

2. Susah bicara atau linglung : Stroke juga dapat menurunkan kemampuan seseorang untuk mengekspresikan dirinya lewat kata-kata atau memahami perkataan orang lain. Sejumlah tes sederhana yang dilakukan oleh dokter seperti meminta Anda mengucapkan sebaris-dua baris kalimat dapat memprediksi seberapa besar risiko stroke Anda.

3. Lengan dan kaki lunglai : Ketika terserang stroke, wajar jika salah satu lengan atau kaki, atau keduanya mendadak lunglai, mati rasa atau lumpuh. Bahkan bisa jadi sisi tubuh yang lumpuh berkebalikan dengan bagian otak yang terserang stroke. Cobalah angkat kedua lengan Anda dengan posisi yang berjajar selama 10 detik saja. Jika salah satu lengan sedikit ke bawah, hal itu dapat mengindikasikan adanya lemah otot, atau salah satu gejala stroke. Bisa juga dengan membuka kedua mata sambil mengangkat setiap kaki secara bergantian dan lihatlah apakah tingginya bisa sejajar atau tidak

4. Pening atau kehilangan keseimbangan : Jika Anda mabuk, mual atau susah berjalan, banyak orang mengira Anda mabuk, padahal bisa jadi Anda terkena stroke. "Pasien biasanya bingung karena tak dapat membedakan gejala stroke dengan gejala penyakit lainnya. Terkadang mendadak pening itu seringkali dikaitkan dengan sindrom virus tertentu padahal itu bisa jadi adalah gejala stroke," ungkap Dr. Chaturvedi, direktur Wayne State University/Detroit Medical Center Stroke Program.

5. Nyeri : Rasa nyeri bukanlah gejala stroke yang umum, kecuali jika Anda tiba-tiba terserang nyeri di salah satu lengan, kaki, sebagian wajah atau dada maka jangan disepelekan. Sebuah studi pun menemukan wanitalah yang lebih sering mengalami gejala stroke non-tradisional dibandingkan pria, bahkan angkanya hingga mencapai 62 persen. Dan salah satu diantara gejala yang paling umum adalah rasa nyeri.

6. Sakit kepala akut : Waspada jika tiba-tiba Anda mengalami sakit kepala akut, bahkan yang mungkin paling buruk selama hidup Anda, karena itu adalah gejala stroke. Dari sebuah studi yang melibatkan 588 pasien ditemukan orang yang mengalami sakit kepala sebagai gejala awal stroke yang dialaminya cenderung berusia lebih muda dan memiliki riwayat migrain. Dan lagi-lagi wanitalah yang lebih sering kedapatan sakit kepala disertai stroke dibandingkan pria. Sayangnya menurut Dr. Chaturvedi dan rekan-rekannya, orang dewasa muda yang mengalami gejala stroke, termasuk migrain, seringkali salah diagnosis. "Untuk itu ketika mengalami gejala semacam itu, mereka bisa meminta konsultasi dengan pakar neurologi atau menjalani scan MRI otak," sarannya

7. Wajah 'murung' : Otot wajah yang melemah secara tiba-tiba di salah satu sisi bisa jadi salah satu gejala stroke. Dokter bisa mengetahuinya dengan meminta Anda tersenyum atau memperlihatkan gigi Anda. Tapi jika salah satu sisi wajah tak bergerak, itu bisa berarti Anda terkena stroke.

8. Kelelahan atau perubahan kondisi mental : Menurut sebuah studi terbaru, wanita pengidap stroke lebih cenderung mengalami kelelahan, tubuhnya melemah, disorientasi dan perubahan status mental.

9. Cegukan : Biasanya cegukan ini hanyalah gejala minor pada pasien stroke. Tapi jika strokenya menyerang bagian otak yang berfungsi mengatur sistem pernapasan, maka hal ini dapat memicu cegukan tiba-tiba yang tak kunjung reda. Gejala ini lebih banyak ditemukan pada pasien wanita.

10. Sesak napas atau palpitasi jantung (detak jantung yang abnormal) : Sebuah studi mengungkapkan gejala yang satu ini lebih sering dialami oleh wanita


Sumber: detikHealth

Kasih tak bersyarat dan Kesehatan

Kasih tak bersyarat  dan  Kesehatan

Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri (Matius 22:39). 
Mengasihi orang lain seperti Anda mengasihi diri Anda sendiri itu sulit, namun itu menggambarkan kasih tak bersyarat. 
Wild Bill seorang penghuni kamp konsentrasi menceritakan kisah kehidupannya bersama istrinya, dua anak perempuan dan tiga anak laki-lakinya di perkampungan Yahudi di Warsawa Polandia:
“Ketika orang-orang Jerman sampai ke tempat kami, mereka membariskan kami dengan wajah menghadap ke tembok dan memberondong dengan senapan mesin. Saya memohon agar diizinkan untuk mati bersama keluarga saya, namun karena saya berbicara dalam bahasa Jerman mereka menempatkan saya ke dalam suatu kelompok kerja. Saya harus memutuskan pada saat itu juga…apakah saya mengizinkan diri saya untuk mulai membenci para prajurit yang telah melakukan hal itu atau tidak. Itu benar-benar merupakan suatu keputusan yg mudah sebetulnya. Saya adalah seorang pengacara. Dalam pekerjaan saya, saya telah sering melihat apa yang kebencian lakukan terhadap pikiran dan tubuh orang-orang. Kebencian baru saja membunuh enam orang yang paling berpengaruh bagi saya di dunia ini. Saya telah memutuskan pada saat itu, bahwa saya akan menjalani sisa hidup saya- entah hanya beberapa hari atau beberapa tahun-untuk mengasihi setiap orang yang saya jumpai.” Selama enam tahun Wild Bill hidup dalam kelaparan, tidur di tempat terbuka dan barak yang penuh dengan penyakit, tetapi ia tidak mengalami kemerosotan fisik maupun mental, kenapa? Itu adalah kuasa dari kasih tak bersyarat. 

Sumber : Deadly Emotions oleh Dr. Don Colbert.
Disadur oleh : Kuasa Sembiring

PANDUAN NUTRISI & PENCEGAHAN KANKER

PANDUAN NUTRISI & PENCEGAHAN KANKER

- Pilihlah makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan
- Makan buah dan sayuran kurang lebih > 5 kali/hari
- Makan makanan lain yang bersumber dari tumbuhan – tumbuhan seperti roti, sereal, gandum, nasi, pasta atau kacang-kacangan beberapa kali dalam sehari.
- Batasi asupan makanan tinggi lemak, khususnya yang bersumber dari hewan
- Pilih makanan rendah lemak
- Batasi konsumsi daging, khususnya daging tinggi lemak
- Aktif berolahraga: capai dan pertahankan berat badan yang sehat
- Paling sedikit berolahraga >30 menit/hari
- Pertahankan berat badan dalam rentang normal
- Batasasi konsumsi minuman beralkohol

Sumber: Artikel - Rumah Sakit Pondok Indah
Disadur oleh Pt. Em. Syahnan Ginting

POLA HIDUP & STROKE

POLA HIDUP & STROKE

Stroke menjadi penyebab kematian ketiga tertinggi di dunia dan Indonesia. Stroke adalah sebuah situasi dimana aliran darah menuju ke otak terhenti secara tiba–tiba. Brett Kissela, dari University of Cincinnati College of Medicine, Ohio, Amerika Serikat meneliti bahwa pengidap stroke meningkat di usia 20–54 tahun Karena pola hidup yang buruk. Bagaimana cara pencegahannya?

1. Olahraga teratur : Olahraga terbukti membuat jantung lebih kuat sehingga mampu mengalirkan darah lebih optimal. Selain itu, olahraga bisa menurunkan tingkat kegemukan yang beresiko menyebabkan terjadinya tekanan darah tinggi, penyakit jantung, diabetes, dan lainnya. Aktivitas fisik yang ringan secara rutin akan mampu menurunkan resiko terjadinya stroke dan penyakit jantung. 
2. Konsumsi makanan sehat : Mulailah jauhi makanan mengandung lemak dan kolestrol berlebih. Konsumsi buah dan sayuran lebih banyak setiap harinya untuk mendapatkan asupan betakaroten yang cukup. 
3. Kontrol tekanan darah : Periksalah tekanan darah Anda secara berkala. Jika terdeteksi mengalami peningkatan, segeralah periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan. 
4. Berhenti merokok : Rokok terbukti telah menjadi faktor meningkatnya resiko stroke. Selain itu, dengan menghentikan kebiasaan merokok juga dapat menurunkan resiko terjadinya kanker paru – paru. 
5. Jauhi alkohol : Bagi sebagian orang, alkohol dapat membantu menghangatkan suhu tubuh, tapi tidak jika Anda mengonsumsinya berlebihan. Selain beresiko stroke lebih tinggi, orang yang mengonsumsi alkohol secara berlebihan akan mengalami kerusakan pada hati dalam jangka panjang. 
6. Konsumsi potassium : Penelitian mengungkapkan, bahwa mengonsumsi makanan mengandung potasium setiap hari, akan mengurangi resiko stroke hingga 40%. Kentang, alpukat, dan kedelai adalah jenis makanan yang kaya akan kandungan potasium.

Jadi, mulailah mencegah resiko stroke sejak dini !

Sumber: Majalah Luar Biasa.
Disadur oleh Pt. Em. Syahnan Ginting

Kenapa Hati yang Gembira adalah Obat?

Kenapa Hati yang Gembira adalah Obat?

Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang (Amsal 17:22).
Ketika Anda tertawa, unsur-unsur kimia yang kuat yang disebut endorphin , yang berfungsi seperti morfin, dilepaskan dalam otak Anda. Endorfin memicu suatu perasaan yang nyaman diseluruh tubuh  Anda. Jadi, hati yang gembira benar-benar bekerja seperti obat! (Dr. Don Colbert, dokter medis yang juga penulis buku What Would Jesus Eat ?). 

Endorphin (morfin otak) adalah hormon yang dihasilkan dalam sel-sel saraf (dan kelenjar otak), yang membuat kita merasa senang dalam pengertian luas. Hormon saraf ini, termasuk dalam kategori neurotransmiter dan neoromodulator, yang diidentifikasi oleh ilmu saraf  berjumlah sekitar enam puluh. Endorphin disamping dapat meningkatkan perasaan senang, juga membantu memperlambat proses penuaan dan memperkuat penyembuhan diri sendiri. (Dr. Shigeo Haruyama,Spesialis bedah saluran pencernaan).

Norman Cousins, editor terkenal dan penulis Anatomy of an Illnes, menulis tentang menggunakan tawa untuk membantu menyembuhkan suatu penyakit  kolagen “tak tersembuhkan” yang diakibatkan oleh stres. Dengan tertawa lepas pada film-film pelawak kesukaannya, ia bisa mendapatkan  tidur yang bebas rasa sakit dan bebas obat, serta terdorong dengan sangat cepat menuju kesembuhan sempurna. Tawa dan berbagai emosi positif akan mengerahkan pertahanan alamiah tubuh melawan stres, rasa sakit dan penyakit. Tertawa karena lelucon, mengenai orang lain dan mengenai diri Anda sendiri, dapat membantu Anda hidup lebih lama dan lebih bahagia.

Sumber : hasil penelitian Dr. Don Colbert, Dr. Shigeo Haruyama, dan buku Your Body Believes Every World You Say  oleh Barbara Hoberman Levine.
Disadur oleh :  Kuasa Sembiring

DIET TAHUN BARU 2015

POJOK SEHAT
DIET TAHUN BARU 2015

Membuka tahun baru, bukan berarti bisa lepas dari menjaga kesehatan. Untuk mencegah penyakit seperti diabetes, obesitas dan jantung, dibutuhkan sebuah cara diet yang juga bisa membantu mengurangi kadar lemak tubuh.
Di Inggris, ada sebuah teknik diet baru yang tenar pasca pesta pergantian tahun kemarin. Sebut saja aktris Hollywood Gwyneth Paltrow, juga mempromosikan cara diet ini melalui postingnya di sebuah situs bernama Goop. Bintang film “Iron Man 3” ini berbagi bahwa cara terbaik yang dapat membantu mengurangi berat badan dan mencegah penyakit-penyakit yang disebabkan oleh kelebihan berat badan adalah dengan detoks.

Menurut para ahli, detoks memang merupakan cara paling ampuh untuk ‘membersihkan’ diri dari zat-zat yang merusak termasuk mengurangi lemak berlebih. Gwyneth juga membagikan tips versi dirinya untuk melakukan detoks di tahun 2015. Dalam postingannya, Gwyneth menulis bahwa cara ampuh untuk keberhasilan detoks adalah dengan menghindari makanan dan minuman favorit sehari-hari. Karena biasanya, makanan favorit manusia adalah makanan yang paling bisa menghancurkan tubuh kita sendiri. “Mulai dengan niat untuk mengatakan tidak terhadap makanan enak yang mengandung gula dan kafein, seperti susu, kentang, alkohol, dan segala macam bahan makanan lain yang tidak mengandung protein.”

Gwyneth juga memperjelas bahwa mengonsumsi buah dan sayur dapat membantu proses detoks dengan lebih cepat. Kunci untuk kesuksesan detoks adalah air hangat setiap pagi yang ditambahkan dengan perasan lemon. Gwyneth pun membagi resep tujuh hari detoks yang bisa dimasak sendiri di rumah.
Setiap harinya dimulai dengan minum air lemon hangat. Dilanjutkan sarapan dengan smoothies dari buah atau sayur. Untuk makan siang, resep yang diberikan aktris 42 tahun itu adalah kebanyakan sup dan salad.
Makan malam bisa mengonsumsi ayam, tahu, tempe, tanpa nasi atau pasta. Untuk camilan di sela-sela jam makan, Anda bisa mengonsumi smoothies atau rice cake.
Proses detoksifasi tubuh akan lebih sempurna jika diimbangi dengan olahraga dan juga sauna. Sauna akan membantu membuang racun tubuh lewat keringat yang dikeluarkan. Salam Sehat.

Sumber: Website Andrie Wongso
Disadur oleh Pt. Em. Syahnan Ginting

MY BAG, MY MIND (TASKU, PIKIRANKU)

MY BAG, MY MIND 
(TASKU, PIKIRANKU)

My Bag, setiap hari bagi sebagian besar dari kita membawa tas kerja dalam perjalanan pergi dan pulang kantor. Untuk kaum wanita, tas merupakan salah satu atribut penampilan yang penting.
Waktu libur atau weekend, cobalah bongkar semua isi tas kita. Ternyata, kadang sepertiga atau separuh dari isi tas itu adalah barang-barang yang tidak kita perlukan: struk atm yang sudah buram, bungkus tissue, agenda/buku yang jarang dibaca, sekumpulan uang logam yang kotor, pen yang sudah macet, kumpulan tagihan kartu kredit bulan-bulan lalu, kertas-kertas brosur kadaluarsa dan lain sebagainya. Meski mungkin ringan, tetapi umumnya barang-barang yang tidak diperlukan itu terus menambah berat tas kita, sehingga sebaiknya kita menyortir dan membuang barang-barang yang tidak berguna yang membebani tas kita.

My Mind, kadang mirip dengan My Bag diatas, pikiran kita (tanpa disadari) selama ini sering kita bebani dengan hal-hal yang tidak perlu: penyesalan masa lalu, jengkel, kecewa, iri, egois, kurang kooperatif, perasaan tidak puas atas kondisi yang terjadi, rendah diri, konflik keluarga dan sebagainya. Pikiran-pikiran yang tidak perlu itu akan terus membebani perjalanan hidup kita, sehingga dampaknya raut wajah akan kelihatan suntuk, jutek, stress, hidup kurang nyaman, dan yang parah adalah kita akan membenci hal-hal yang tidak sesuai dengan kemauan kita. Yang harus kita lakukan terhadap My Mind adalah sama dengan apa yang kita lakukan dengan My Bag diatas, sortir dan buanglah segala beban pikiran yang tidak ada manfaatnya itu. Lakukan itu tiap pagi dan ciptakan “the right & positive thinking” di setiap pagi ketika kita bangun tidur! Maka lihatlah kita akan menjalani hari-hari dengan “ringan” dan menyenangkan. “Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang-tulang” (Amsal 17:22)


Selamat Tahun Baru 1 Januari 2015


Sumber: Millis Paguyuban EXMOI
Disadur oleh: Pt. Em. Bp. Hizkia Ginting

PIKIRAN ANDA ADALAH TUBUH ANDA

PIKIRAN ANDA ADALAH TUBUH ANDA

Ajak Komunikasi Sel.

Untuk mencegah berbagai stigma negatif – terutama menyangkut penyakit kronis makin menggejala – coba ubah pola pikir Anda mulai dari sekarang. Pahami bahwa tubuh Anda punya hak untuk diperlakukan dengan baik. Oleh karena itu, salah satu pendekatan terapi  yang bisa dilakukan adalah berkomunikasi dengan sel yang sakit (pendekatan “mind, soul, dan body” – ditopang sikap pasien yang selalu ceria, hati yang gembira adalah obat yang manjur, AMSAL 17:22a).

Caranya, sambil mengusap-usap organ yang sakit, Anda bisa berkata-kata dengan penuh perasaan untuk memintanya sehat kembali. Misalnya penderita diabetes, sambil mengusap-usap perut sebelah kanan-sebagai perkiraan letak pankreas-lalu ucapkan: “Wahai sel pankreas, tolong dong engkau kembali normal agar aku sehat. Maafkan aku selama ini yang telah berlaku buruk padamu. Aku suka marah, aku suka makan berlebih-lebihan, suka minum yang manis, suka makan junk food, tidak rajin berolah raga, hingga engkau sakit. Padahal, engkau selama ini melayani aku tanpa lelah sejak kecil sampai dewasa. Aku berjanji, jika engkau sehat aku akan memperlakukan engkau dengan baik. “
Begitulah kira-kira komunikasi yang bisa kita lakukan dengan sel atau organ tubuh yang sakit. Tentu, Anda juga bisa berimprovisasi sesuai kehendak atau keyakinan tertentu. Setelah itu, jangan lupa memohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar diberi kesembuhan.
Ditambah pendekatan spiritual, pola pikir positif, dan perubahan perilaku yang lebih sehat, niscaya Anda pun akan lebih mudah sembuh dan tetap sehat.

Menghadapi Tahun 2015, tetap jaga hati yang gembira, pikiran positif, jaga kesehatan (ingat: “makanan dan minuman yang pas: jumlah, jenis dan waktu), rajin olah raga, tetap semangat dan optimis, niscaya kita Jemaat GBKP Kebayoran Lama sehat2 dan bahagia dibawah tuntunan dan berkat-Nya!

Selamat Hari Natal 25 Desember 2014 dan Tahun Baru 1 Januari 2015.

Sumber:  Majalah Motivasi LUAR BIASA
Pt. Em. Syahnan Ginting/Lina Br. Sembiring/Diana Br. Sitepu

Blueberry Bisa Cegah Kanker dan Diabetes?

Blueberry Bisa Cegah Kanker dan Diabetes?

Blueberry telah lama diketahui mengandung antioksidan yang hebat bernama resveratol. Antioksidan ini tidak hanya menyehatkan, namun juga mampu membantu mencegah kanker. Selain resveratol, blueberry juga menangudung zat lain yang dapat membantu menurunkan jumlah lemak serta mengurangi risiko diabetes. Zat yang dimaksud bernama pterostilbene. Zat ini merupakan salah satu jenis zat kimia seperti resveratol yang juga dijumpai di buah lain seperti cranberry dan anggur. Namun demikian, pterostilbene tampaknya masih belum banyak diteliti.

Peran Pterostilbene Yang Terkandung Dalam Blueberry
Penelitian mengenai buah blueberry ini dilakukan oleh Carlos III Institute of Health dan menemukan bahwa pterostilbene mempunyai ukuran yang sangat kecil dan dapat menembus membran sel pada sel kanker. Selain itu zat ini juga dapat menyebabkan kematian sel kanker. Pterostilbene diketahui juga dapat membuat sel kanker menjadi semakin lemah dengan cara mencegahnya untuk menghasilkan energi.
Manfaat dari pterostilbene tidak hanya itu saja. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa zat ini juga dapat mencegah diabetes dan obesitas, serta melindungi jantung. Para peneliti menemukan bahwa zat pterostilbene dapat meningkatkan oksidasi lemak pada lever dan juga mengurangi sintesis lemak pada jaringan. Proses ini nantinya akan memicu pengurangan lemak dalam tubuh.
Sedangkan penelitian lainnya yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Biochemistry and Nutrition menemukan hal yang sama di mana pterostilbene dapat membantu melindungi sel beta yang ada dalam pankreas. Sel beta ini berfungsi mengontrol insulin dan menjaganya agar tetap stabil. Hal tersebut pada akhirnya akan mencegah resistensi insulin yang menjadi pemicu diabetes tipe 2.
Pterostilbene diketahui juga dapat mencegah pengerasan arteri yang dapat memicu serangan jantung. Selain itu, zat ini juga bisa membantu meningkatkan efektivitas obat HIV. Walaupun demikian, sampai saat ini pterostilbene tampaknya masih jarang diteliti dan memerlukan lebih banyak lagi percobaan untuk mengetahui potensi kesehatan lainnya.

Sumber: ArtikelKesehatan99.com

5 Cara Murah Mengurangi Stress

5 Cara Murah Mengurangi Stress

Di zaman teknologi informasi yang serba cepat ini, kemungkinan orang untuk terkena stres menjadi lebih besar. Tidak hanya di tempat kerja yang ketat persaingannya, melainkan di rumah pun kita bisa merasa stres karena kemudahan akses teknologi memungkinkan kita untuk membawa pulang pekerjaan.
Situasi itu membuat kita harus pandai-pandai mengelola "tekanan" dalam hidup sehingga tidak berbuah menjadi stres berkepanjangan. Berikut ini 5 cara murah, mudah, dan praktis untuk mengurangi tekanan yang ada:

1. Membaca buku : Dengan membaca jenis buku favorit, kita bisa seolah masuk ke dunia baru yang sedang kita baca. Buku bagus yang dikombinasikan dengan tempat membaca yang hangat, nyaman, dan tenang, akan memampukan kita fokus pada diri sendiri.
2. Bersantai di taman : Meski kota-kota besar penuh dengan bangunan perkantoran dan perbelanjaan, sebenarnya jika kita mau jeli sudah cukup banyak "oase" kecil di sekitar kita. Selain di area kompleks perumahan, taman kecil yang hijau sudah lumayan banyak bertebaran di sekitar perkantoran. Cobalah sekali-kali meluangkan waktu sekitar 5-15 menit untuk duduk menikmati udara segar dan hijaunya taman.
3. Melihat foto : Melihat-lihat kembali album foto dari peristiwa menyenangkan adalah salah satu pelepas stres yang murah dan efektif. Bayangkan kembali diri kita pada peristiwa bahagia itu dan rasakan sensasinya.
4. Berjalan kaki atau olahraga : Berolahraga bisa memicu hormon-hormon antistres. Karena itu, sangat dianjurkan agar kita meluangkan waktu beberapa menit setiap pagi atau setelah makan siang untuk berolahraga, mungkin sekadar meregangkan otot-otot yang kaku atau berjalan kaki.
5. Ambil jeda : Bila perasaan tertekan serasa tak tertahankan lagi, coba alihkan perhatian kita untuk sejenak fokus pada sesuatu yang baru. Misalnya, melihat ke luar jendela, menyeruput teh hangat, atau memperhatikan pohon yang tertiup angin. Biarkan imajinasi kita bebas untuk sesaat.

Selamat mencoba!
Sumber: Andrie Wongso

Mengelola Emosi

MENGELOLA EMOSI
(Galatia 5: 22-23, No. ke 9 Buah Roh “Penguasaan Diri”)

EMOSI yang kerap muncul justru malah kerap melukai. Bukannya menyelesaikan masalah, malah menambah musibah. Dengan mengelola emosi, kita akan bisa jadi insan-seorang Jemaat yang lebih punya ketenangan untuk menyelesaikan banyak persoalan.

Emosi negatif seperti marah, iri, benci dan sebagainya, sering menghampiri kita. Sering, dengan memakai berbagai alasan, kita acap membiarkan emosi muncul dan berusaha mencari pembenaran untuk emosi yang meluap tersebut. Pada hal kita tahu, emosi negatif mampu merusak akal sehat dan berpotensi melukai diri sendiri dan orang lain.

Memang, tak jarang kita pun sebenarnya juga memiliki alasan yang jelas dan bahkan bisa dibenarkan untuk emosi. Tapi, jika kita mau menarik napas sejenak, menenangkan pikiran, terlebih-lebih bisa berdoa, kita seharusnya bisa lebih mampu mengendalikan diri. Apakah dengan emosi lantas masalah bisa terselesaikan dengan lebih mudah? Apakah dengan amarah semua persoalan bisa terselesaikan dengan baik dan benar?

Mari ubah “sudut pandang”, cari alasan berbeda untuk mengelola emosi negatif menjadi positif (berfikir dan bertindak positif). Sehingga, kehidupan kita tidak tergerogoti penyakit miskin mental, yang pasti merugikan diri sendiri.

Mari menjalani “hari-hari”, dengan pola fikir dan sikap hidup sesuai kehendak Allah di Galatia 5:22-23; maka akan memberi ketenangan, keteduhan dan kenyamanan jiwa sehingga mempengaruhi kesehatan jasmani kita  ke arah yang lebih baik.

Sumber: fen nu guan li (AW) & Pt. Em. Syahnan Ginting

7 Cara Jitu Menangkis Diabetes

7 Cara Jitu Menangkis Diabetes

Meskipun tak dapat disembuhkan, penyakit diabetes melitus tipe 2 dapat dicegah dengan mudah. Penyakit ini disebabkan oleh gaya hidup yang kurang sehat. Maka dari itu, menerapkan gaya hidup sehat akan dapat meminimalkan risiko terjangkitnya diabetes. Secara global, kasus diabetes terus mengalami kenaikan, terutama di negara berkembang. Di Indonesia sendiri, data dari WHO tahun 1985 menyebutkan sebanyak 1,7% penduduk Indonesia mengalami diabetes. Namun pada tahun 2007, hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) menunjukkan jumlahnya mengalami kenaikan menjadi 5,7% atau sekitar 12 juta penduduk. "Diabetes dapat dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat sebab pada dasarnya dapat dicegah. Olahraga yang rutin dan mengurangi makan-makanan berkalori tinggi akan membantu menangkis diabetes," kata Prof Sarwono Waspadji dari Divisi Metabolik-Endokrin, Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI. Ada banyak cara untuk mencegah atau meminimalisir risiko diabetes. Berbagai cara tersebut antara lain:

1. Olahraga teratur : Olahraga secara teratur dapat membantu meningkatkan kepekaan tubuh terhadap insulin sehingga membantu menjaga kadar gula darah dalam kisaran normal. Dengan olahraga, tubuh menggunakan insulin lebih efisien sampai 70 jam setelahnya.Berolahraga 3-4 kali seminggu selama 20 - 40 menit akan sangat bermanfaat menangkal diabetes. Selain itu, olahraga seperti aerobik dan fitness juga dapat menjaga berat badan tetap ideal.

2. Menjaga berat badan agar tetap ideal : Sebagian besar penderita diabetes mengalami kelebihan berat badan atau obesitas. Kelebihan berat badan dan lemak tubuh ternyata dapat meningkatkan risiko terkena diabetes.

3. Jangan sampai makan berlebih (overnutrisi) : Nutrisi yang berlebihan merupakan faktor risiko utama yang dapat menyebabkan diabetes. Semakin banyak kelebihan nutrisi, semakin besar kemungkinan terserang diabetes. Seimbangkan asupan makanan dengan memperbanyak makan buah dan sayuran.

4. Hindari stres : Ketika stres, tubuh akan mengeluarkan hormon stres kortisol. Hormon ini meningkatkan detak jantung serta mengirim glukosa ke dalam darah untuk diubah menjadi energi bagi otot. Yang paling penting, stres akan membuat orang jadi makan banyak. Ujung-ujungnya, dapat menyebabkan kegemukan yang berisiko diabetes.

5. Cukup istirahat dan tidur : Istirahat dan tidur yang cukup pada dasarnya merupakan mekanisme untuk mendetoksifikasi tubuh. Selain itu, istirahat yang cukup juga ampuh meredakan stres.

6. Hindari polusi : Polusi udara banyak mengandung radikal bebas yang berbahaya bagi tubuh. Adanya radikal bebas ini dapat memperburuk fungsi sel, serta memicu diabetes dan kerusakan pembuluh darah. Sebuah penelitian menemukan bahwa polusi dapat memicu resistensi insulin dan meningkatkan kadar lemak di perut dan organ internal.

7. Lakukan pemeriksaan kesehatan : Usia muda sekitar 25 tahun biasanya merupakan masa-masa mulai berkembangnya diabetes atau prediabetes. Oleh karena itu, kadar gula darah perlu diperiksa sebulan sekali, terutama bagi orang-orang yang berisiko dan memiliki riwayat keluarga pengidap diabetes.

Sumber: detikHealth

Tips Pencegahan Stroke

PENCEGAHAN STROKE

Stroke menjadi penyebab kematian ketiga tertinggi di dunia dan Indonesia. Stroke adalah sebuah situasi dimana aliran darah menuju ke otak terhenti secara tiba–tiba.
Brett Kissela, dari University of Cincinnati College of Medicine, Ohio, Amerika Serikat meneliti bahwa pengidap stroke meningkat di usia 20–54 tahun Karena pola hidup yang buruk. Bagaimana cara pencegahannya ?

1. Olahraga teratur 
Olahraga terbukti membuat jantung lebih kuat sehingga mampu mengalirkan darah lebih optimal. Selain itu, olahraga bisa menurunkan tingkat kegemukan yang beresiko menyebabkan terjadinya tekanan darah tinggi, penyakit jantung, diabetes, dan lainnya. Aktivitas fisik yang ringan secara rutin akan mampu menurunkan resiko terjadinya stroke dan penyakit jantung.

2. Konsumsi makanan sehat 
Mulailah jauhi makanan mengandung lemak dan kolestrol berlebih. Konsumsi buah dan sayuran lebih banyak setiap harinya untuk mendapatkan asupan betakaroten yang cukup.

3. Kontrol tekanan darah 
Periksalah tekanan darah Anda secara berkala. Jika terdeteksi mengalami peningkatan, segeralah periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan.

4. Berhenti merokok 
Rokok terbukti telah menjadi faktor meningkatnya resiko stroke. Selain itu, dengan menghentikan kebiasaan merokok juga dapat menurunkan resiko terjadinya kanker paru – paru.

5. Jauhi alkohol 
Bagi sebagian orang, alkohol dapat membantu menghangatkan suhu tubuh, tapi tidak jika Anda mengonsumsinya berlebihan. Selain beresiko stroke lebih tinggi, orang yang mengonsumsi alkohol secara berlebihan akan mengalami kerusakan pada hati dalam jangka panjang.

6. Konsumsi potassium 
Penelitian mengungkapkan, bahwa mengonsumsi makanan mengandung potasium setiap hari, akan mengurangi resiko stroke hingga 40%. Kentang, alpukat, dan kedelai adalah jenis makanan yang kaya akan kandungan potasium.
Jadi, mulailah mencegah resiko Anda sejak dini !

Sumber: Andre Wongso

Turunkan Hipertensi Dengan Makan Akar Bit

Akar bit untuk menurunkan hipertensi.

Sumber: ArtikelKesehatan99.com